Shalat di Belakang Jama’ah yang Mukim


Soal :
Jika ada seorang musafir sholat di belakang jama’ah yang mukim [tidak musafir] kemudian musafir ini sholat Zhuhr-misalnya- dua raka’at, kemudian dia bangkit untuk sholat ‘Ashr dua raka’at. Lalu, dia baru tahu kalau seharusnya dia sholat bersama jama’ah yang mukim empat raka’at. Apakah dia harus mengulang sholat Zhuhr dan ‘Ashr ?

Jawab :
Dia mengulang sholat yang dia lakukan bersama imam yang mukim sebanyak empat raka’at karena barang siapa masuk bersama imam yang menyempurnakan sholatnya [tidak menqashar] maka dia pun wajib menyempurnakan [empat raka’at] sama saja apakah dia sholat bersama imam sejak awal sholat atau hanya menjumpai dua raka’at terakhir.
Adapun sholat ‘Ashr kalau dia lakukan sendirian tidak bersama imam [yang mukim] maka dia tidak perlu mengulangnya[sholat ‘Ashr] karena sholat ini dilakukan dengan sah.
Tertib [dalam mengganti beberapa sholat yang ditinggalkan]memang syarat sahnya namun ini berlaku jika seseorang ketinggalan dari suatu sholat yang belum dia lakukan sebelum sholat yang sekarang dia berada pada waktu tersebut.
Adapun sekarang [kasus pada soal ] maka dia telah melakukan sholat ‘Ashr berdasar anggapannya bahwa sholat Zhuhrnya sah. Maka, dia telah mengerjakan sholat pada waktunya.

(Liqo Babil Maftuh Syaikh Ibnu ‘Utsaimin 119/32)

, , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: